MEHZA DARI GAZA
Oleh: Qamarul
Arifin Abdullah

kredit: utusan
| kredit: utusan |
Namaku Mehza
anak kecil dari bumi yang mendung langitnya
umurku belum sempat hafal doa
tapi telah hafal bunyi dentum menyayat jiwa
tubuhku kecil
bertelanjang kaki di tenda lusuh
yang selalu digoncang guruh
mata bundarku belum sempat melihat taman
namun kenyang menatap runtuhan
ayah selalu mendukungku pergi
melewati lorong-lorong sunyi
kadang dia tertawa palsu
dan tangannya menggeletar
seperti daun menahan angin liar
aku marah pada ibu yang tak menyebut namaku lagi
aku marah pada abang yang diam entah ke mana pergi
aku marah pada roti yang dibakar hanya dalam mimpi
aku marah pada langit yang teriak mengaum berapi
aku marah pada dunia yang buta hati nyah endahkan kami
katakanlah kepadaku dunia
jika aku cuma anak kecil bernama Mehza
yang hanya selarik bayang di pinggir derita
mengapa duniaku bukan mainan dan gula-gula
tapi serpihan pilu dan runtuhan duka

0 Komen:
Catat Ulasan